KMLP Tuding AMNT tidak Transparan - BeneteNews

Informasi lokal biar dunia mendengar

KMLP Tuding AMNT tidak Transparan

Share This
BeneteNews - Koalisi Masyarakat Lokal Pribumi (KMLP) menuding PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) tidak tranparan dalam proses rekrutmen selama perusahaan tersebut beroperasi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). 

“Saya melihat satu posisi yang tidak menguntungkan Sumbawa Barat dan rakyat. Dalam hal Proses penjualan saham yang sangat tertutup dan tidak pernah dibuka secara luas kepada masyarakat. Dan Selain itu Direksi PT AMNT Rahmat Makkasau yang berasal dari Sulawesi kemudian orang australia, india ,china dan Djarot cs sudah tidak ada dalam direksi, hanya djarot yang tertinggal disana yang posisinya pun berada di bawah direksi PT AMNT” ungkap M Sahril Amin, dalam  rapat perdana dan terbuka senin (30/102017). di Sekretariat KMLP Kecamatan Taliwang.

Ia juga mengatakan agar rekrutmen di PT AMNT dibuka luas kepada publik. Agar orang yangg tidak pernah merasakan kerja di tambang dapat bekerja. “Maka kita yang harus memikirkannya. karena kita berhak atas  tanah ini. Maka diperlukan gerakan koalisi masyarakat pribumi. Pemerintah sangat tidak sigap menghadapi ini. Kita juga mendengarkan waiting list yang dijanjikan sejak dulu, hingga saat ini tidak ada kabar berita,” imbuhnya.

Selain itu perwakilan  dari kecamatan Maluk Jabir mengungkapkan Ada tiga aspek yang perlu diperhatikan bersama yang terjadi saat ini yaitu Dana CSR yang dikurangi, dimana dana CSR atau pemberdayaan masyarakat yang dulu saat PT NNT berjumlah 30 M Sekarang menjadi 1,6 M. Kemudian terkait Rekrutmen tenaga kerja yang katanya harus satu pintu, namun sampai saat ini tidak ada kejelasan. “Terkait pembangunan Smelter, pada saat dilakukan sosialisasi disampaikan bahwa akan diserap tenaga kerja hingga 7000 orang namun sampai saat ini juga belum ada kepastian yang jelas dalam rangka membangun smelter dan keterlibatan masyarakat dalam hal ini harus transfaran,”. tuturnya

Di tempat yang sama Syahidullah  Perwakilan dari  kecamatan Sekongkang mengungkapkan  Air, gunung dan laut merupakan hak kita bersama. “Gunung kami telah dirusak oleh tambang. mata pencarian masyarakat juga sudah tidak ada. Dan kami sudah meminta agar dibuka lowongan kerja di tambang PT AMNT. sampai saat ini perusahaan tidak bisa menyatakan jumlah tenaga kerja lokal dan non lokal,” geramnya.


Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun KMLP akan mengadakan Aksi Demo diwilayah tambang. Apabila AMNT Mentransfer karyawan yang sudah bekerja, ke PT McMahon. Dan akan mencoba mengundang seluruh warga KSB,  tokoh tokoh Sumbawa di Jakarta. Dan seluruh pemangku kepentingan yang bertanggung jawab akan hal ini. Selanjutnya gerakan ini akan berlangsung pada pertengahan bulan november. (Aw)

No comments:

Post a Comment

Pages